• Apa Itu Bencana Alam? Apa Saja Jenis-Jenis dan Karakteristik Bencana Alam?

     

    Foto Bencana Alam
    Sumber: Foto oleh Andre Furtado dari Pexels

    Bencana adalah atau rangkaian peristiwa yang mengancam dan mengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat yang disebabkan, baik oleh faktor alam dan/atau faktor nonalam maupun faktor manusia sehingga mengakibatkan timbulnya korban jiwa manusia, kerusakan lingkungan, kerugian harta benda, dan dampak psikologis.

    Jenis-jenis dan karakteristik bencana alam :

    ·      Bencana Dinamika Lithosfer :

    Litosfer adalah lapisan kulit bumi paling luar berupa batuan padat. Litosfer tersusun atas 2 lapisan yaitu, kerak dan selubung yang  tebalnya sekitar 50-100 km. Litosfer merupakan lempeng yang bergerak sehingga dapat menimbulkan pergeseran benua.

     Batuan merupakan benda alam yang menjadi penyusun utama lapisan litosfer. Batuan terdiri atas campuran antarmineral sejenis atau tidak sejenis yang saling terikat secra gembur dan padat. Oleh karena itu, kerak dan selubung atas bumi terdiri dari bermacam-macam batuan yang berumur dan asalnya berbeda-beda.

    Induk batuan pembentuk litosfer adalah magma, yaitu batuan cair pijar dan bersuhu sangat tinggi yang terdapat di bawah kerak bumi. Magma mengalami beberapa proses perubahan sehingga menjadi batuan.

    Jadi, bencana yang disebabkan oleh Dinamika Litosfer yang sebagian besar batuan adalah yakni:

    1.        Terjadinya pembentukan batuan

    2.        Terjadinya pengendapan (sedimentasi) yang akan terbentuk menjadi batuan sedimen


    ·      Bencana Dinamika Hidrosfer

    Hidrosfer berasal dari kata hidros = air dan sphere = daerah atau bulatan. Hidrosfer dapat diartikan daerah perairan yang mengikuti bentuk bumi yang bulat. Daerah perairan ini meliputi samudera, laut, danau, sungai, gletser, air tanah, dan uap air yang terdapat di atmosfer. Diperkirakan hampir tiga perempat atau 75 % muka bumi tertutup oleh air. Jadi dapat dikatakan bumi kita ini adalah planet air.

    Berdasarkan pengertian Hidrosfer yang hamper sebagian adalah daerah perairan, maka bencana yang disebabkan oleh Dinamika Hidrosfer adalah tempat terjadinya di daerah perairan, yaitu:

    1.        Terjadinya penguapan di sungai

    2.        Terjadinya erosi

    3.        Terjadinya abrasi

    4.        Terjadinya tsunami di laut

    5.        Terjadinya endapan lumpur

    6.        Terjadinya banjir

    7.        Terjadinya gelombang pasang

     

    ·      Bencana Dinamika Atmosfer

    Atmosfer adalah lapisan udara yang menyelimuti bumi secara menyeluruh. Di antara unsur yang terdapat dalam atmosfer adalah nitrogen, oksigen, karbon dioksida, dan argon. Keempat unsur tersebut menempati 99,97% {hampir 100%} volume atmosfer. Atmosfer melindungi bumi dari radiasi matahari pada siang hari dan hilangnya panas pada malam hari. Jika tidak ada atmosfer suhu bumi akan meningkat hinga meningkat 93,3 derajat celcius pada siang hari dan akan menurun hingga -148,9 derajat celcius, pada malam hari.

    Atmosfer juga berguna sebagai penahan meteor yang akan jatuh ke bumi, meteor yang bergerak akan menuju bumi terlebih dahulu harus melewati atmosfer dengan kecepatan 60-70 km/sekon. Gesekan antara meteor dan atmosfer menyebabkan terjdinya panas sehingga menghancurkan meteor sebelum jatuh ke bumi.

    Bencana-bencana yang disebabkan oleh dinamika atmosfer adalah :

    1.        Terjadinya radiasi matahari

    2.        Terjadinya perubahan cuaca dan iklim yang ekstrim

    3.        Terjadinya banyak bencana yang disebabkan oleh angin misalnya angin passat dan antipassat, angin muson, angin darat dan angin laut, angin lembah dan angin gunung, angin fohn.

    4.        Terjadinya bencana hujan yang berkelanjutan

    5.        Terjadinya perubahan iklim

    6.        Terjadinya pemanasan global

    7.        Terjadinya La Nina dan El Nino

    8.        Terjadinya angin badai

  • You might also like

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar